Quotes:Doug MacRay: I'm thinking about making a change...Stephen MacRay: "Making a change," either you got heat or you don't.
Storyline:Bertetangga dengan Boston. Charlestown terkenal dengan kasus perampokan yang tinggi dari tahun ke tahun, generasi ke generasi. Bahkan para pelakunya sendiri tidak pernah meninggalkan kota dan bisa hidup tenang dengan hasil rampokannya itu. Salah satunya adalah geng beranggotakan Doug MacRay, James Coughlin, Albert 'Gloansy' Magloan dan Desmond Elden. Doug dan James adalah sahabat dekat sejak kecil dimana Doug juga dekat secara seksual dengan adik James, Krista. Masalah mulai timbul saat Doug menjalin hubungan dengan Claire, seorang manajer bank yang disandera dan dirampoknya. Anggota lain mulai mencium hal tersebut dan mengancam untuk melenyapkan Claire.Nice-to-know:Versi aslinya yang dipresentasikan pada produser berdurasi 4 jam. Setelah dianggap terlalu lama maka mengalami beberapa kali pemangkasan termasuk scene-scene favorit dan footnotes dari Affleck.Cast:Satu dari dua film yang dibintangi di tahun 2010 selain The Company Men, Ben Affleck bermain sebagai Doug MacRayRebecca Hall sebagai Claire KeeseyJon Hamm sebagai FBI S.A. Adam FrawleyJeremy Renner sebagai James CoughlinBlake Lively sebagai Krista CoughlinDirector:Merupakan feature film kedua yang disutradarai Ben Affleck setelah Gone Baby Gone (2007).Comment:Ben Affleck adalah salah satu pesohor Hollywood yang mencapai kebintangan di usia muda sebagai aktor. Pencapaiannya kian sempurna setelah merenggut Piala Oscar lewat Skenario Asli Terbaik dalam Good Will Hunting (1997) bersama Matt Damon di usia 25 tahun! Tidak terlalu mengherankan jika karirnya naik turun setelah itu karena berbagai proyek yang melibatkannya tidak semua berkualitas. Namun mengambil posisi di belakang layar jelas bukan hal yang mudah untuk dilakukan.Setelah melewati durasi selama dua jam, saya harus akui (kembali) bahwa Affleck memang memiliki talenta tidak hanya dalam peran Doug MacRay tapi juga sebagai sutradara. Lihat bagaimana setting kota Charlestown diperlihatkan secara realistis dan menakjubkan dimana aksi kejahatan itu terjadi, dalam hal ini perampokan yang disertai dengan penembakan bahkan pembunuhan. Emosi penonton berhasil diikat dari awal sampai akhir karena konsep crime drama yang dibesutnya.Doug MacRay sendiri adalah leader tak resmi dari komplotan tersebut yang untungnya masih memiliki sisi kemanusiaan yang kuat. Masa lalu kelam ditinggal ibunya tanpa sebab perlahan-lahan terungkap hingga visinya untuk mencari jalan keluar suatu saat nanti, termasuk jatuh cinta dengan salah satu mantan korbannya berada di luar skenario. Penjiwaan Affleck disini tidak melulu mengandalkan fisik tapi juga intonasi suaranya yang terjaga baik dalam berdialog atau menggertak sekalipun.Skrip yang ditulis oleh trio Affleck, Peter Craig dan Aaron Stockard ini terbilang tidak menyuguhkan hal yang baru. Komplotan perampok dengan modus yang terencana rapi menjanjikan aksi yang memacu adrenalin penonton. Plus drama dimana salah satu anggotanya bertekad mundur menawarkan pertentangan hati nurani hitam putih yang bisa jadi berakhir pada tragedi. Yang membuat berbeda adalah akting solid dari aktor-aktrisnya disini tanpa terkecuali.The Town memang tidak mencoba untuk mengagumkan anda dengan aksi spektakuler yang membutuhkan bujet besar. Cukup dengan gaya perampokan bank yang berbeda lewat berbagai penyamaran unik yang sangat beresiko kehilangan nyawa masing-masing. Pihak FBI sendiri sebenarnya hanya kebagian porsi pendukung tapi tetap menjalankan tugasnya dengan baik. This movie definitely belongs to Mr. Affleck, not just a strong actor with confidence, but also the man behind it with perfection. Tip my hat for him!Durasi:120 menitU.S. Box Office:$92,173,235 till Jan 2011Overall:8 out of 10Movie-meter:
Tagline:In America, We Give Our Lives To Our Jobs. It's Time To Take Them Back
Storyline:Kehidupan para eksekutif mapan Amerika hancur dalam seketika saat GTX mengumumkan pengecilan karyawan. Diantaranya adalah Bobby Walker yang memiliki tempat tinggal megah, mobil mewah dan segala perlengkapan mahal. Juga ada Phil Woodward yang harus bersaing dengan pria-pria yang berusia setengahnya untuk mendapatkan pekerjaan baru. Mantan eksekutif Gene McClary juga harus berpedih hati menyaksikan rekan-rekannya berjuang menghidupi keluarga dan meninggalkan kehidupan sempurna mereka satu persatu. Resesi ekonomi bisa saja melanda negara manapun juga dan pemulihannya membutuhkan waktu yang tidak singkat..Nice-to-know:Keseluruhan syuting dilakukan di Massachusetts termasuk gedung perkantoran One Communications di dekat Route 128.Cast:Pertama kali bermain film di usia 9 tahun lewat The Dark End of the Street (1981), Ben Affleck bermain sebagai Bobby Walker yang harus merelakan aset-asetnya hilang satu persatu demi bertahan hidup setelah kehilangan pekerjaanTommy Lee Jones sebagai Gene McClaryChris Cooper sebagai Phil WoodwardMaria Bello sebagai Sally WilcoxTom Kemp sebagai ConalNancy Villone sebagai DianeRosemarie DeWitt sebagai Maggie WalkerKevin Costner sebagai Jack DolanDirector:Merupakan debut pertama John Wells sebagai sutradara layar lebar setelah sebelumnya menangani serial televisi sukses sepanjang masa, E.R. (1998-2009).Comment:Bagi para penonton di luar Amerika Serikat rasanya sulit untuk bisa terkoneksi sepenuhnya dengan keadaan resesi ekonomi di tahun 2010 yang menjadi tema film ini. Namun bayangkan saja satu hal, kemalangan bisa terjadi pada siapa saja, dalam hal ini kehilangan pekerjaan baik karena pemecatan atau pengecilan perusahaan yang umum terjadi dimanapun anda berada.Lee Jones sebagai manajemen eksekutif Gene mungkin memberikan sumbangsih terbesar bagi GTX dengan ide-idenya. Cooper sebagai Phil juga selalu mendukung Gene dalam pengambilan keputusan penting. Sedangkan Affleck merupakan sales berpenghasilan tinggi dari komisi yang diterimanya. Jobless bagi mereka berdampak besar dalam hidup masing-masing terlebih tanggungjawab terhadap keluarga maupun kerabat dekatnya. Disini ketiganya bermain dengan maksimal meski tidak banyak interaksi yang melibatkan secara bersamaan.Sedangkan Bello, DeWitt, Villone juga tidak kalah kontribusinya sebagai pendukung tiga pria yang tersebut di atas. Jangan lupakan kehadiran Costner sebagai Jack, si tukang kayu handal yang selalu cekatan dan semangat dalam bekerja dengan filosofi-filosofinya. Sayang sekali peranan mereka tidak sampai pada tingkat penghargaan internasional karena lemahnya proses pemasaran film ataupun rendahnya minat penonton.Sutradara Wells tampaknya masih mengadopsi gaya serial televisi dalam film feature pertamanya ini. Terbukti perpindahan scene dari hidup Bobby-Gene-Phil terasa seperti pergantian episode. Tempo lambat yang dipakainya cenderung membosankan karena terlampau smooth dan sedikitnya letupan emosi yang muncul untuk tetap membawa penonton bersinergi dengan jalan cerita yang dituturkan.The Company Men sebagai sebuah drama merupakan babak “gelap” yang menuntut orang untuk bertahan hidup dari kekalahan yang dialaminya. Terkadang hal ini diperlukan sebagai sebuah refleksi diri demi mencapai taraf kehidupan yang lebih baik lagi di masa mendatang. Isu kapitalisme perusahaan yang seringkali menguntungkan pihak yang sudah di atas angin dan merugikan pihak yang sudah kalah pun disajikan secara nyata. Coba saksikan film ini dan bayangkan diri anda jika berada di posisi mereka!Durasi:100 menitU.S. Box Office:$1,547,510 till Jan 2011Overall:7 out of 10Movie-meter:
Quotes:Gigi-Maybe his grandma died or maybe he lost my number or is out of town or got hit by a cab...Alex-Or maybe he is not interested in seeing you again.
Storyline:Di Baltimore, lima wanita dan empat pria berusaha mengartikan sinyal-sinyal yang diberikan lawan jenis mereka. Gigi membayangkan setiap pria yang ditemuinya merupakan jodohnya sampai ia bertemu Alex yang secara gamblang bicara blak-blakan. Lalu suami istri Janine dan Ben yang kelihatannya baik-baik saja hingga Ben berbincang dengan Anna yang bercita-cita menjadi penyanyi. Sementara itu Neil dan Beth telah tinggal bersama selama 7 tahun lalu Beth mulai ragu akan semua itu. Ada juga Mary yang sibuk mencari jodoh di dunia maya. Apakah cinta yang nyata itu benar-benar ada? Bagaimana sesungguhnya pasangan tepat dapat ditemukan?Nice-to-know:Dikirimkan ke sinepleks dengan nama samaran "Boy Trouble".Cast:Bertabur aktor-aktris ternama Hollywood dengan masing-masing karakter yang sangat beragam.Ginnifer Goodwin sebagai Gigi PhillipsScarlett Johansson sebagai Anna MarksBradley Cooper sebagai BenJustin Long sebagai AlexBen Affleck sebagai NeilJennifer Aniston sebagai Beth MurphyJennifer Connelly sebagai JanineDrew Barrymore sebagai MaryKevin Connolly sebagai Conor BarryDirector:Pertama kali Ken Kwapis menjadi sutradara di usia 26 tahun lewat The Beniker Gang (1983).Comment:Tidak diragukan lagi film ini lebih memihak feminisme daripada maskulinitas. Plotnya sendiri dilihat dari sudut pandang kaum wanita terhadap pria dan hubungan kasih yang mereka jalani terhadapnya. Mari kita bahas satu persatu.Karakter Gigi merupakan contoh wanita yang selalu salah menafsirkan perilaku pria dan berpikir pria akan berubah suatu saat nanti. Pada beberapa kasus memang demikian, seperti tertera dalam buku Mens Are From Mars dan sejenisnya.Karakter Anna merupakan jenis wanita oportunis yang mengutamakan mimpi dan visinya terlebih dahulu sebelum memutuskan mana yang rasional untuk dijalani.Karakter Janine merupakan sosok wanita insecure yang pernah mengalami kepahitan masa lalu sehingga perilakunya cenderung obsesif kompulsif yang pada akhirnya sulit memahami dan menerima pasangannya.Karakter Beth merupakan macam wanita yang mempercayai lembaga pernikahan adalah satu-satunya alasan untuk bahagia meskipun sudah mempunyai hubungan serius selama bertahun-tahun tanpa adanya ikatan perkawinan.Keempatnya diprofilekan dengan sangat baik oleh Goodwin, Johansson, Connely dan Aniston. Ditambah dengan karakter minoritas Barrymore yang percaya dunia maya bisa memberikannya keintiman yang unik. Dari penuturan dan interaksi merekalah membuat karakter-karakter pria di film ini terlihat tidak terlalu positif. Walaupun demikian Affleck, Long, Cooper, Connoly tetap diapresiasi dalam menjiwai Neil yang takut kawin, Alex yang berganti-ganti wanita, Ben yang didominasi istri, Conor yang menjadi sahabat terbaik wanita.Sutradara Kwapis yang berpengalaman mengarahkan drama romantis juga menyisipkan tagline-tagline secara bold untuk mempertegas scene demi scene yang ingin disampaikan penekanannya. Hal tersebut cukup bekerja walau terkadang membuat film kehilangan fokus.Apapun pendapat anda, setidaknya He's Just Not That Into You mencoba jujur menuturkan kisah cinta dan permasalahan umum kaum wanita di penghujung dua puluhan sampai tiga puluhan, selayaknya sebuah diktat yang cukup menarik dan bisa menjadi bahan pembelajaran bersama.Durasi:125 menitU.S. Box Office:$93,945,548 till early July 2009.Overall:7.5 out of 10Movie-meter:Art can’t be below 66-poor6.5-poor but still watchable7-average7.5-average n enjoyable8-good8.5-very good9-excellent