Showing posts with label timothy olyphant. Show all posts
Showing posts with label timothy olyphant. Show all posts

Monday, 11 April 2011

A PERFECT GETAWAY : Liburan Bulan Madu Intai Psikopat

Quotes:
Cydney: Well, um... how close is it?
Nick: It's like everything else in Hawaii, as close as far away gets.

Storyline:
Cliff dan Cydney sepakat menghabiskan bulan madu mereka di pulau tropis Hawaii. Selama menjelajahi daerah sekitar, mereka bertemu dua pasangan lainnya masing-masing Kale-Cleo dan Nick-Gina. Air terjun dan pegunungan yang curam memang indah tetapi menyimpan misteri tersendiri saat dikabarkan ada pembunuh berantai yang sering menghabisi para turis. Ciri-ciri yang tercantum pada informasi di internet mengarah pada salah satu anggota grup tersebut. Berhasilkah mereka keluar hidup-hidup dari liburan impian itu.

Nice-to-know:
Sutradara Twohy sempat berdebat dengan studio untuk membiarkan film berjalan dengan rating R daripada versi PG-13.

Cast:
Film layar lebar pertama Steve Zahn adalah Rain Without Thunder (1992). Disini ia bermain sebagai Cliff Anderson
Menjadi aktor pertama kali dalam serial televisi Mr. & Mrs. Smith (1996), Timothy Olyphant kali ini berperan sebagai Nick
Milla Jovovich sebagai Cydney Anderson
Kiele Sanchez sebagai Gina
Marley Shelton sebagai Cleo
Chris Hemsworth sebagai Kale

Director:
David Twohy pernah mengarahkan Pitch Black (2000) yang diikuti sekuelnya The Chronicles of Riddick (2004).

Comment:
Sebuah thriller rasanya tidak lengkap jika tidak ditunjang oleh twist yang menggigit. Tentunya kita sebagai penonton akan merasa senang jika dibiarkan menebak-nebak sepanjang durasi dan saya katakan bahwa film ini cukup berhasil melakukannya. Padahal premisnya sendiri terlihat biasa-biasa saja alias tidak jauh berbeda dengan ratusan judul-judul sejenis yang sudah muncul lebih dulu.
Sutradara Twohy berhasil memanfaatkan setting Hawaii sebagai panggung yang sempurna bagi liburan indah sekaligus terasing dari peradaban. Bagaimana lembah, pegunungan, pantai, hutan, karang, pasir teramat eye-catching seakan mengundang siapapun untuk memanfaatkannya, untuk tujuan baik ataupun mungkin buruk.







Sinematografi yang demikian sempurna itu tidak diimbangi oleh tempo yang naik turun. Sejam pertama boleh dibilang semacam eksplorasi area dan juga pengenalan para karakternya. Hal ini memang terasa lambat dan sedikit membosankan. Namun penantian itu lumayan terbayar pada setengah jam terakhir dimana tensi semakin meningkat dan ditutup oleh klimaks berdarah yang mendebarkan.
Secara khusus saya memuji penampilan Zahn disini. Transformasi karakternya terjaga dengan baik. Sedangkan Jovovich, Olyphant, Sanchez melakukan usaha terbaiknya masing-masing. Memang tidak ada pendalaman karakter disini karena yang disuguhkan hanyalah identitas belaka dan aktifitas keseharian mereka. Beberapa aktor-aktris lainnya malah terkesan hanya mumpang lewat.
A Perfect Getaway memang berharga dinilai dari twist cerdas yang berusaha disuguhkan. Jangan salahkan penulis/sutradara yang dianggap berusaha membohongi audiens dengan usaha. Jika memiliki waktu luang, cobalah menyaksikan sekali lagi dari sudut pandang yang berbeda, mungkin anda akan berpendapat lain dan bisa jadi semakin mengagumi kinerja Twohy kali ini.

Durasi:
100 menit

U.S. Box Office:
$15,483,540 till Sept 2009

Overall:
7.5 out of 10

Movie-meter:

Monday, 22 November 2010

THE CRAZIES : Senjata Biologis Hancurkan Peradaban Kegilaan

Quotes:
Becca Darling-This is really happening...
Judy Dutton-It's gonna be alright, we're gonna be ok.
Becca Darling-You don't really believe that, do you?

Storyline:
Di Pierce County, Iowa, Sheriff David terpaksa membunuh penduduk lokal Rory Hamill yang mengancam keselamatan warga saat membawa senapan di tengah-tengah pertandingan baseball. Istrinya Dr. Judy memeriksa penduduk lainnya, Bill Farnum yang juga memiliki perilaku ganjil. Di tengah malam, Bill menyekap istri dan anaknya di dalam kamar dan membakar seluruh rumah sampai habis. Paginya, David dan wakilnya Russell Clank dipanggil oleh tiga pemburu yang menemukan pilot yang tewas di Hopman Bog dengan senjata kimia biologis di pesawatnya yang mencemari air seisi kota. Tak lama kemudian, angkatan militer berdatangan dan melakukan evakuasi dengan membunuh setiap populasi di Ogden Marsh. Berhasilkah David, Russell, Judy dan asistennya, Becca melarikan diri tanpa terkontaminasi?

Nice-to-know:
Setiap aktor yang bertransformasi menjadi “crazie" harus duduk untuk menjalani proses make up selama 3 jam!

Cast:
Tahun lalu tampil dalam 2 film sekaligus yaitu A Perfect Getaway dan High Life, Timothy Olyphant berperan sebagai David Dutton, sheriff yang berusaha mengambil langkah terbaik di setiap kondisi terburuk yang dihadapinya sekalipun.
Mengawali karirnya sebagai Pixie Robinson dalam serial televisi Sugar and Spice di tahun 1988, Radha Mitchell kali ini bermain sebagai Judy Dutten, dokter sekaligus istri sheriff yang berupaya mencari tahu asal usul orang menjadi “gila” mendadak.
Joe Anderson sebagai Russell Clank
Danielle Panabaker sebagai Becca Darling
Christie Lynn Smith sebagai Deardra Farnum
Brett Rickaby sebagai Bill Farnum
Preston Bailey sebagai Nicholas

Director:
Breck Eisner pernah menyutradarai Sahara (2005) yang dibintangi Penelope Cruz dan Steve Zahn.

Comment:
Merupakan remake dari horor klasik karya George Romero di tahun 1973. Salah satu yang menginspirasi banyaknya bermunculan film-film bertemakan zombie yang mengkontaminasi orang-orang di sekitarnya selama satu dekade terakhir. Sebut saja 28 Days Later yang cukup berkualitas. Lantas apa yang bisa diharapkan dari film ini?
Sutradara Eisner boleh dibilang masih setia dengan formula klasiknya, hanya saja ia bermain dengan tempo cepat disini sehingga seringkali meninggalkan penonton tanpa berpikir terlebih dahulu. Banyaknya adegan aksi yang muncul satu persatu sedikit menutupi kelemahan plot yang sebetulnya tidak istimewa itu. Sinematografi yang dihadirkannya tergolong sederhana tapi tetap mendukung suasana ketegangan yang juga dibangun dari score musik latarnya yang demikian maksimal.
Olyphant dan Mitchell merupakan aktor-aktris papan tengah Hollywood yang seringkali terlupakan. Namun keduanya bermain kuat disini sebagai suami istri yang mencoba bertahan hidup sambil berusaha mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi sekaligus menyelamatkan apa yang tersisa dari kota yang mereka cintai itu. Anderson sebagai Russell turut melengkapi karakter David dan Judy dengan penjiwaan yang meyakinkan, lihat saat “kegilaan” mulai menyergapnya di klimaks cerita
Yang saya sukai dari The Crazies adalah film ini tidak terlalu memfokuskan pada zombie dan perilaku kegilaannya yang destruktif, melainkan bagaimana orang-orang biasa itu berusaha bertahan hidup di tengah situasi yang sangat tidak menguntungkan. Meski ketiganya merupakan tokoh sentral Ogden Marsh - sheriff, wakil sheriff dan dokter - toh mereka bukan pahlawan super yang mampu mengendalikan segala kondisi yang tidak dapat diduga. Namun bukan berarti tidak ada adegan sadis yang membuat anda bergidik karena beberapa scene dijamin membuat anda terpekik sambil tetap terjaga di kursi sepanjang film berjalan. Secara keseluruhan menyajikan perpaduan emosi campur aduk manusia dengan penyelamatan diri yang tak berujung sehingga muncullah satu remake horor berkualitas yang sudah sangat jarang kasusnya.

Durasi:
90 menit

U.S. Box Office:
$39,103,378 till mid May 2010.

Overall:
8 out of 10

Movie-meter:
Art can’t be below 6
6-poor
6.5-poor but still watchable
7-average
7.5-average n enjoyable
8-good
8.5-very good
9-excellent