Showing posts with label ed harris. Show all posts
Showing posts with label ed harris. Show all posts

Sunday, 11 March 2012

MAN ON A LEDGE : Compose Your Edgy View


Quotes:
Nick Cassidy: Today is the day when everything changes. One way or another.

Nice-to-know:
Detektif Lydia Mercer (Elizabeth Banks) membantu Nick (Sam Worthington) terdakwa yang kabur dari penjara untuk membuktikan ketidakbersalahannya. Dalam The Next Three Days (2010), Banks bermain sebagai terdakwa yang juga kabur dari penjara.

Cast:
Sam Worthington sebagai Nick Cassidy
Elizabeth Banks sebagai Lydia Mercer
Jamie Bell sebagai Joey Cassidy
Anthony Mackie sebagai Mike Ackerman
Genesis Rodriguez sebagai Angie
Ed Harris sebagai David Englander
Genesis Rodriguez sebagai Angie

Director:
Merupakan feature film pertama bagi Asger Leth setelah sebuah film documenter berjudul Ghosts of Cité Soleil di tahun 2006.

W for Words:
Masih ingat The Ledge (2011) yang baru masuk ke bioskop Indonesia kisaran Oktober yang lalu? Memang ada kesamaan premis dimana tokoh utama pria berdiri di tepian gedung tinggi berniat terjun dengan satu tujuan akhir di kepalanya. Tentunya Pablo F. Fenjves memiliki hal lain dalam benaknya sehingga lahirlah sebuah thriller cerdas yang bisa jadi akan menjungkir-balikkan kesan pertama yang anda tangkap melalui poster ataupun trailernya.
Mantan polisi NYPD, Nick Cassidy sempat divonis hukuman penjara dalam waktu yang lama karena kasus pencurian berlian milik pebisnis kejam Deavid Englander. Kini Nick tanpa ragu melangkah ke luar jendela kamar hotel Roosevelt dan berdiri di tepiannya demi menarik perhatian khalayak dan aparat untuk mengusut tuntas kasus terdahulunya. Sementara itu adiknya, Joey dan kekasihnya, Angie justru merencanakan sebuah perampokan besar-besaran di gedung seberang.

Sutradara Asger Leth merekonstruksi semua subplotnya dengan timing tepat dibumbui dengan action yang cukup di setiap bagiannya. Nalar anda akan diberikan waktu yang pas untuk mencerna hasil editing Kevin Stitt yang cerdas itu. Memang tidak terlalu lama sehingga berbagai unsur logika tidak sempat anda pertanyakan seperti apa latar belakang Joey dan Angie sampai mampu menguasai kemampuan merampok yang cekatan atau kerjasama sang negosiator Lydia Mercer dengan rekan-rekannya yang terkesan serba instan atau serentetan pertanyaan lain yang mungkin timbul dalam benak anda.
Sam Worthington mungkin sedikit kesulitan menggunakan aksen New York tapi ketangguhan dan keteguhan seorang Nick mampu dijiwainya dengan baik. Ed Harris seperti biasa bermain karismatik sebagai pihak yang berseberangan alias antagonis. Elizabeth Banks yang tengah berusaha menaikkan pamornya dengan peran-peran variatif memang tidak buruk tapi masih sedikit kurang pas sebagai negosiator keras kepala. Khusus Jamie Bell dan Genesis Rodriguez sukses menciptakan chemistry yang seksi sehingga setiap adegan yang melibatkan keduanya mampu memberikan warna tersendiri.

Jika anda mau sedikit mengabaikan logika, Man On A Ledge yang merupakan tipikal thriller kelas B (menilik dari dialognya) ini masih akan menjadi sebuah tontonan yang menghibur karena karakterisasi yang demikian berwarna. Subplot klise yang mungkin mudah ditebak ini tetaplah menarik untuk ditunggu eksekusinya, terlebih di saat menit-menit terakhir penentuan nasib Cassidy dan keluarganya. Your edgy view will be composed by the height of building and the weight of innocence itself!

Durasi:
102 menit

U.S. Box Office:
$18,600,911 till Feb 2012.

Overall:
8 out of 10

Movie-meter:


Notes:
Art can’t be below 6
6-poor
6.5-poor but still watchable
7-average
7.5-average n enjoyable
8-good
8.5-very good
9-excellent

Sunday, 23 January 2011

THE WAY BACK : Perjalanan Hidup Mati Para Pelarian

Tagline:
Their escape was just the beginning


Storyline:
Gulag Siberia yang diikuti para napi yang melarikan diri sepakat bersama-sama melakukan perjalanan panjang melintasi hutan Siberia, gurun Mongolia, bukit Tiberia sebelum sampai pegunungan Himalaya untuk mencapai kebebasan di India. Mereka adalah Mr. Smith, Valka, Zoran, Tomasz, Andrej, Khabarov yang dipimpin adalah mantan perwira Polandia, Janusz yang dikhianati istrinya sendiri. Berhasilkah grup tersebut dengan perbekalan dan perlengkapan yang serba terbatas itu?

Nice-to-know:
Saoirse Ronan merayakan ulang tahun ke-16 nya saat syuting film ini.

Cast:
Tahun 2009 lalu terlibat dalam 2 film yaitu Heartless dan Crossing Over, Jim Sturgess disini bermain sebagai mantan perwira Polandia yang harus memimpin perjalanan 4000 mil bersama para tahanan Rusia dan Amerika.
Mungkin publik Indonesia terakhir mengingatnya sebagai Sonny dalam Miami Vice (2006), Colin Farrell kali ini berperan sebagai Valka.
Ed Harris sebagai Mr. Smith
Saoirse Ronan sebagai Irena
Dragos Bucur sebagai Zoran
Mark Strong sebagai Khabarov
Alexandru Potocean sebagai Tomasz
Dejan Angelov sebagai Andrei

Director:
Sejauh ini Peter Weir sudah lima kali dinominasikan Sutradara Terbaik dalam ajang Oscar termasuk pertama kali dalam Witness (1985).

Comment:
Saya tidak pernah meragukan hasil karya seorang Peter Weir yang sayangnya belum berkesempatan memenangkan Piala Oscar meski telah berulang kali dinominasikan. Dan kali ini yang ia tawarkan adalah hasil riset selama tujuh tahun yang mencakup pembahasan masalah-masalah sosial terhadap kehidupan para pelarian dalam situasi yang teramat sulit. Gaya dokumenter coba dihindarinya meski kesan itu tidak dapat dihilangkan sepenuhnya. Mudah-mudahan para juri Academy Awards tahun ini melirik hasil kerjanya dan memberikan apresiasi yang pantas.
Aktor-aktris yang mengisi film ini menuntaskan kewajibannya dengan baik. Ada Harris yang selalu kharismatik meski fisiknya sudah terlihat lemah, Farrell yang sinis menggigit dengan dialek Rusianya yang kental, juga Sturgess yang di usia mudanya mampu menerjemahkan karakter seorang pemimpin dengan kebijaksanaan dan kebaikan hati yang menonjol. Sedangkan aktris muda Ronan yang terkesan ringkih berhasil memberikan sisi feminisme yang kuat di antara gerombolan pria keras tersebut. Belum lagi kemampuan para aktor-aktor di luar hingar-bingar Hollywood berhasil menyuguhkan yang terbaik dari mereka.
Sinematografi yang dihadirkan tergolong menakjubkan. Semua lanskap Rusia, Mongolia, Tibet hingga India tertangkap dengan sangat baik di setiap bagiannya. Memberikan nuansa perhutanan yang liar, gurun yang kering, pegunungan yang asri hingga gangguan cuaca mulai dari badai salju sampai badai pasir yang kesemuanya melengkapi perjalanan itu sendiri. Anda bisa jadi bertanya-tanya bagaimana mereka melakukan semua itu?
The Way Back yang berdurasi panjang mungkin sulit membuat anda tetap terjaga sepanjang film. Namun percayalah perjuangan bertahan hidup sekelompok manusia tetaplah menarik untuk disaksikan. Bagaimana mereka harus berburu dan membagi makanan-minuman serta berinteraksi satu sama lain untuk saling mendukung dan menghilangkan kebencian. Dipastikan emosi anda tertantang disini untuk tertawa ataupun terharu bersama perjalanan mereka yang penuh determinasi itu.

Durasi:
125 menit

U.K. Box Office:
£1,976,176 till mid Jan 2011.

Movie-meter: